Hasil untuk: "Kemiskinan" dalam Berita Resmi Statistik (BRS)
10 sumber ditemukanGaris Kemiskinan di Kabupaten Lingga naik sebesar 4,06% menjadi Rp562.906per kapita per bulan. Sebelumnya, pada tahun 2023 Garis Kemiskinan diKabupaten Lingga sebesar Rp540.936.
Pada bulan Maret 2025, persentase penduduk miskin di Kabupaten Lingga adalah sebesar 9,12 persen
Pada bulan Maret 2023, jumlah penduduk miskin di Kabupaten Lingga ada sebanyak 10,18 ribu orang. Jumlah tersebut berkurang 2,52 ribu orang dibandingkan dengan kondisi 2022 yang sebesar 12,70 ribu orang. Persentase penduduk miskin di Kabupaten Lingga turun sebesar 2,79 persen, dari 14,05 persen pada tahun 2022 menjadi 11,26 persen pada tahun 2023. Garis Kemiskinan di Kabupaten Lingga naik sebesar 4,78% menjadi Rp540.936 per kapita per bulan. Sebelumnya, pada tahun 2022 Garis Kemiskinan di Kabupaten Lingga sebesar Rp507.223. Indeks kedalaman kemiskinan di Kabupaten Lingga sebesar 1,60. Nilai ini menurun dibanding tahun 2022 sebesar 2,53. Indeks keparahan kemiskinan di Kabupaten Lingga sebesar 0,43. Nilai tersebut menurun dari tahun 2022 yang besarnya 0,64.
Pada bulan Maret 2021, jumlah penduduk miskin di Kabupaten Lingga ada sebanyak 12.580 orang. Jumlah tersebut bertambah 130 orang dibandingkan dengan kondisi 2020 yang sebesar 12.450 orang. Persentase penduduk miskin di Kabupaten Lingga naik sebesar 0,08 persen, dari 13,85 persen pada tahun 2020 menjadi 13,93 persen pada tahun 2021. Garis Kemiskinan di Kabupaten Lingga naik sebesar 2,48% menjadi Rp484.099 per kapita per bulan. Sebelumnya, pada tahun 2020 Garis Kemiskinan di Kabupaten Lingga sebesar Rp472.384. Indeks kedalaman kemiskinan di Kabupaten Lingga sebesar 2,98. Nilai ini naik dibanding tahun 2020 yang sebesar 2,32 Indeks keparahan kemiskinan di Kabupaten Lingga sebesar 0,9. Nilai tersebut meningkat dari tahun 2020 yang besarnya 0,58
Jumlah penduduk miskin (penduduk yang berada di bawah Garis Kemiskinan) di Provinsi Kepulauan Riau pada bulan Maret 2017 sebanyak 125.370 orang (6,06 persen). Jika dibandingkan dengan jumlah penduduk miskin pada September 2016 yang berjumlah 119.143 orang (5,84 persen), secara absolut mengalami peningkatan sebanyak 6.227 orang atau naik sebesar 0,22 poin.
Jumlah penduduk miskin (penduduk yang berada di bawah Garis Kemiskinan) di Provinsi Kepulauan Riau pada bulan September 2016 sebanyak 119.143 orang (5,84 persen). Jika dibandingkan dengan jumlah penduduk miskin pada Maret 2016 yang berjumlah 120.412 orang (5,98 persen), secara absolut mengalami penurunan sebanyak 1.269 orang atau turun sebesar 0,14 poin.
Pada Bulan Maret 2022, persentase penduduk miskin di Kabupaten Linggaadalah sebesar 14,05 persen.
Selama lima tahun terakhir, pembangunan manusia di Kabupaten Lingga terus mengalami kemajuan. IPM Kabupaten Lingga meningkat dari 70,38 pada tahun 2020 menjadi 73,82 pada tahun 2025. Selama periode tersebut, status IPM Kabupaten Lingga selalu berada pada status IPM “tinggi (70 ≤ IPM < 80)” dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 0,96 persen per tahun.
Pada Maret 2017, tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Indonesia yang diukur oleh Gini Ratio adalah sebesar 0,334. Angka ini menurun sebesar 0,018 poin dibandingkan dengan Gini Ratio September 2016 yang sebesar 0,352.
Pada September 2016, tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Indonesia yang diukur oleh Gini Ratio adalah sebesar 0,352. Angka ini menurun sebesar 0,002 poin dibandingkan dengan Gini Ratio Maret 2016 yang sebesar 0,354. Gini Ratio di daerah perkotaan pada September 2016 sebesar 0,346, turun sebesar 0,005 poin dibanding Gini Ratio Maret 2016 yang sebesar 0,351. Sementara Gini Ratio di daerah perdesaan pada September 2016 juga mengalami penurunan jika dibandingkan dengan Gini Ratio pada Maret 2016, yaitu dari 0,284 menjadi 0,264.
Halo!
Saya Asisten AI LADA. Ada yang ingin Anda tanyakan seputar data "Kemiskinan"?